Popular Posts

IBX5B323AD6A28CA

28 Mei 2026

Samuel Sitompul : Perburuhan Di Mata Hanya Perbudakan Semata""

Samuel (ketua SPSI BPU Pekanbaru)


Pekanbaru. Suarademokrasiriau.com __ Gerakan perburuhan di dunia di awali dengan  Revolusi Industri pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Disinyalir Kondisi kerja yang sangat buruk—dengan jam kerja mencapai 14 hingga 16 jam sehari tanpa jaminan keselamatan kerja karena para kaum buruh sudah dianggap sebagai "BUDAK, sampai akhirnya para pekerja bersepakat untuk berserikat menuntut haknya. Jumat (29 mai 2026)

Samuel Sitompul : Saya melihat bahwasanya pada zaman modern saat ini yang  menurut pandangan saya, perburuhan pada zaman abad 18 dengan abad 20 tidak ada bedanya, hanya setipis kulit bawang. Di karenakan bahwa di zaman modern ini, sarat dengan praktek Perbudakan terhadap Kaum Buruh yang condong lebih terbuka di tambah dengan kemajuan IT, hal ini menurut saya kenapa bisa terjadi?! Di sinyalir adalah di karenakan bahwasanya kurang terbukanya maupun perhatian dari pihak pemerintah dalam pembinaan khususnya,  Dinas Ketega Kerjaan dimana perhatian baik melalui pelatihan maupun seminar atau sejenisnya sedikit mengarah kepada " OMON2 " saja. Salah satu yang nyata  sebagai contoh yang saya perhatikan dimana keberadaan dan fungsi BLK yang kita kenal dulu Balai Latihan Kerja tidak berfungsi maksimal sebagaimana yang seharusnya, dan mungkin banyak yang kita tidak tau dimana lokasinya, Bahkan yang ada jelas ada, namun sekedar ada saja akan tetapi tidak berfungsi. 

"Jadi pandangan saya berharap pemerintah marilah lebih menghargai para Kaum Buruh, baik dengan sosialisasi di setiap Sekolah. Menengah Tingkat Atas dan ataupun juga dari sejak dini, agar para kaum buruh tidak di pandang sebagai hanya pekerja atau budak semata, dimana para kaum buruh hanya sebagai alat transaksional dalam kepentingan pribadi maupun kelompok bahkan politik. tutup Samuel sitompul".

(rilis- sumber)

(Editor- redaksi)

0 comments:

Posting Komentar